KONI PAMEKASAN — Kontingen Institut Karate-Do Indonesia (Inkai) Cabang Pamekasan berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan membawa pulang 11 medali pada ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Karate Inkai Jawa Timur 2026 yang digelar di GOR Pancasila, Surabaya.
Total perolehan medali tersebut terdiri dari 3 emas, 2 perak, dan 6 perunggu, yang menempatkan Kabupaten Pamekasan di peringkat kedelapan klasemen akhir kejuaraan.
Prestasi paling menonjol diraih oleh Moh. Rizki Ramadhani, yang dinobatkan sebagai best of the best under senior pada ajang bergengsi tersebut. Penghargaan ini menjadi bukti nyata kualitas pembinaan karate di Kabupaten Pamekasan yang tetap mampu bersaing di level provinsi.
Ketua Inkai Pamekasan, Achmad Junaedi, mengakui bahwa secara kuantitas terjadi penurunan perolehan medali dibandingkan Kejurprov tahun sebelumnya. Hal tersebut disebabkan absennya sejumlah atlet pilar yang tengah fokus mengikuti proses seleksi masuk TNI dan Polri.
“Kami hanya menerjunkan 25 atlet, padahal biasanya bisa mencapai 35 hingga 40 atlet. Banyak atlet andalan yang sedang menjalani tes TNI-Polri,” ujar Junaedi, Rabu (21/1/2026).
Meski demikian, Junaedi memberikan apresiasi tinggi terhadap performa seluruh atlet yang bertanding. Menurutnya, semangat juang dan mental bertanding para karateka Pamekasan tetap luar biasa sepanjang kejuaraan.
Ia juga menyoroti munculnya atlet-atlet pendatang baru yang mampu memberikan kejutan dan menjadi sinyal positif bagi proses regenerasi atlet karate di Pamekasan. Hal tersebut dibuktikan dengan terciptanya final sesama atlet Pamekasan pada kelas Junior -55 kg, yang berhasil meraih juara satu dan dua.
“Secara keseluruhan penampilan atlet sudah sangat baik. Bahkan banyak atlet baru yang tampil menjanjikan dan mampu bersaing dengan sangat solid,” tambahnya.
Ke depan, Inkai Pamekasan berkomitmen untuk terus mematangkan persiapan atlet muda melalui evaluasi teknis dan pembinaan berkelanjutan guna menghadapi turnamen-turnamen mendatang, serta menjaga performa kontingen tetap berada dalam tren positif meski terjadi pergantian komposisi atlet.
Sumber. rri.co.id







