KONI PAMEKASAN, 18 April 2026 – Pengurus Kabupaten Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan terus menunjukkan keseriusannya dalam membangun prestasi olahraga panjat tebing sejak usia dini. Hal itu ditandai dengan digelarnya kegiatan sosialisasi cabang olahraga panjat tebing dalam forum MGMP PJOK SMP Negeri se-Kabupaten Pamekasan.
Kegiatan yang berlangsung di SMP Negeri 3 Pamekasan ini menjadi langkah awal dalam menyongsong seleksi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat SMP tahun 2026.
Ketua Pengkab Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Pamekasan, Eka Riyono, menyampaikan bahwa pada tahun ini panjat tebing untuk pertama kalinya resmi dipertandingkan di ajang O2SN tingkat SMP dan SMA. Momentum ini dimanfaatkan untuk menjaring atlet terbaik melalui sistem seleksi yang matang.
“Untuk seleksi nanti, kami menggunakan dua kategori, yaitu lead dan speed. Ini bertujuan untuk membuka peluang meraih medali di dua nomor tersebut,” ujarnya.
Seleksi tingkat kabupaten dijadwalkan berlangsung pada 20–21 April 2026 di kampus Universitas Madura (UNIRA). Dari hasil seleksi tersebut, atlet yang lolos akan mendapatkan pembinaan intensif sebagai persiapan menuju O2SN tingkat provinsi.
Tak hanya fokus pada atlet yang lolos, FPTI juga menyiapkan program jangka panjang. Bagi peserta yang belum berhasil, namun memiliki potensi, akan tetap dibina secara serius untuk menghadapi O2SN tahun 2027.
“Kami juga akan bekerja sama dengan dinas pendidikan serta cabang dinas untuk mendorong sekolah-sekolah mengirimkan siswa terbaiknya. Ini bagian dari pembinaan berkelanjutan,” tambah Eka.
Selain itu, FPTI Pamekasan juga berencana menggelar workshop bagi guru PJOK dari tingkat SD hingga SMA. Tujuannya adalah untuk memperkenalkan olahraga panjat tebing lebih luas kepada siswa sekaligus memperkuat pembinaan di tingkat sekolah.
Eka berharap, melalui langkah-langkah strategis ini, atlet panjat tebing Pamekasan mampu bersaing dan meraih prestasi di level regional hingga nasional.
“Harapan kami, ke depan atlet panjat tebing Pamekasan bisa berbicara banyak dan mengharumkan nama daerah,” pungkasnya.







