KONI PAMEKASAN — Memasuki H-5 menjelang Sirkuit 1 Kejuaraan IBCA-MMA Provinsi Jawa Timur, para atlet terus mematangkan persiapan dengan fokus tinggi. Ajang ini menjadi sangat strategis karena hasil seleksi dan performa atlet akan diproyeksikan sebagai bagian dari persiapan Tes Parameter dan Seleksi Fisik KONI Jawa Timur, yang merupakan syarat utama untuk mengikuti PON Beladiri.
Sirkuit 1 IBCA-MMA Jatim tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi tolok ukur kesiapan fisik, teknik, dan mental atlet dalam menghadapi tahapan seleksi yang lebih ketat di tingkat provinsi. Oleh karena itu, setiap atlet dituntut tampil maksimal dan menunjukkan kapasitas terbaiknya.
Program latihan intensif yang dijalani saat ini diarahkan untuk memastikan atlet berada pada kondisi ideal, khususnya dalam aspek daya tahan, kekuatan, kecepatan, serta ketahanan mental bertanding. Hasil dari sirkuit ini akan menjadi bahan evaluasi penting dalam menentukan atlet-atlet yang layak melangkah ke tahap Tes Parameter KONI Jatim.
Kejuaraan ini sekaligus menjadi bagian dari pembinaan berjenjang menuju event nasional, khususnya PON Beladiri, yang menuntut atlet dengan standar fisik dan performa tinggi.
Dengan waktu persiapan yang semakin terbatas, para atlet dan tim pelatih optimistis mampu memanfaatkan momentum Sirkuit 1 IBCA-MMA Jawa Timur sebagai ajang pembuktian sekaligus pijakan menuju level kompetisi nasional.







