KONI PAMEKASAN – Panitia Open Turnamen Catur Bawang Mas Cup 2026 resmi menetapkan peraturan pertandingan yang akan menjadi acuan seluruh peserta selama kompetisi berlangsung. Peraturan ini mengacu pada regulasi terbaru Federasi Catur Dunia (FIDE) serta sistem pertandingan modern berbasis Swiss Manager.
Turnamen akan menggunakan sistem waktu 10 menit ditambah increment 5 detik untuk masing-masing pemain. Setiap langkah dinyatakan sah ketika bidak telah dilepas dari tangan pemain. Jika terjadi langkah tidak sah atau illegal move, pemain masih dapat memperbaiki sebelum menekan jam, namun setelah jam ditekan, langkah tersebut tetap dinyatakan pelanggaran.
Panitia menegaskan bahwa dua kali illegal move atau tiga kali pelanggaran teknis (irregularity) akan langsung berujung kekalahan. Selain itu, pemain diwajibkan menggunakan tangan yang sama saat memindahkan bidak dan menekan jam catur.
Dalam aturan rokade, pemain wajib memegang raja terlebih dahulu. Apabila benteng yang dipegang lebih dulu, maka rokade tidak diperkenankan. Rokade juga dilarang jika raja berada dalam kondisi skak atau berada di jalur ancaman.
Terkait promosi pion, panitia menetapkan bahwa pion harus dipromosikan menjadi menteri, benteng, gajah, atau kuda. Jika pemain lupa mengganti pion setelah promosi dan telah menekan jam, maka pion wajib diganti menjadi menteri.
Untuk menjaga sportivitas, setiap klaim pelanggaran wajib disampaikan langsung kepada wasit dengan terlebih dahulu menghentikan jam pertandingan. Apabila pelanggaran tidak diklaim, maka dianggap tidak sah. Pemain yang tidak hadir hingga 10 menit setelah babak dimulai akan dinyatakan kalah Walk Over (WO).
Aturan hasil remis juga ditetapkan secara jelas, yakni jika kedua pemain sepakat, terjadi posisi tiga kali sama, tidak ada makan-memakan dalam 50 langkah, atau tidak terdapat rangkaian langkah menuju skakmat.
Panitia juga melarang keras penggunaan ponsel dalam kondisi aktif. HP wajib dalam mode senyap atau pesawat. Jika HP pemain berbunyi, maka pemain tersebut langsung dinyatakan kalah. Selain itu, official maupun pendamping tidak diperkenankan memasuki ruang pertandingan saat pertandingan berlangsung.
Untuk sistem penentuan juara, panitia menggunakan beberapa indikator berjenjang, yaitu Match Point (MP), Head to Head, Buchholz/Solkhoff, Sonneborn Berger, dan Progressive Score.
Panitia berharap dengan penerapan peraturan ini, Open Turnamen Catur Bawang Mas Cup 2026 dapat berlangsung secara adil, tertib, dan menjunjung tinggi nilai sportivitas.







